Sejarah Perkembangan IPNU - IPPNU SMK Diponegoro Majenang

PIMPINAN KOMISARIAT
IPNU - IPPNU
SMK DIPONEGORO MAJENANG

A. SEJARAH SINGKAT

IPNU - IPPNU merupakan salah satu badan otonom dari NU yang berisikan para Putra Putri Pelajar Mahasiswa dan para santrinya NU. IPNU dan IPPNU terlahir atas dasar keinginan untuk mendirikan suatu wadah bagi para pelajar dan putra putribya NU agar lebih dapat menggembangkan pemikiran para pelajar betapa pentingnya kita untuk menghidupi NU.

Salah satu sasaran utama IPNU - IPPNU adalah para pelajar dan santri yang berada di bawa sekolahan ataupun pondok pesantren yang bernaungan di bawah NU, termasuk di SMK Diponegoro ini. Di sekolah ini merupakan salah satu sekolah yang berada dibawah naungan LP. Ma'arif NU, Bahkan merupakan satu satunya SMK Milik NU di daerah Majenang Kab. Cilacap.

Perjalanan Komisariat IPNU - IPPNU SMK Diponegoro Majenang ini memang tidaklah mudah untuk menjadi salah satu organisasi yang benar - benar diakui di lingkungan sekolah ini. Banyak sekali rintangan yang menghadang dalam perjuangan anak - anak NU yang ada di Sekolah ini. Sejak awal di dirikan, sekitar tahun 1996 masih banyak sekali yang tidak mengetahui tenteng IPNU IPPNU ini, bahkan untuk mengakui adanya Ikatan Pelajar ini juga sangat sulit. Terbukti dengan banyaknya orang yang memandang sebelah mata tentang organisasi ini. Padahal kami hidup di rumah sendiri, tetapi kami bagaikan anak tiri yang sama sekali tidak pernah diakui.



Namun seiring dengan perjalanannya, dalam kurun waktu sekitar 5 tahun terakhir ini, IPNU IPPNU sepertinya mulai bangkit dan mulai merasakan bahwa ia memang benar benar hidup di Rumah Sendiri. Mungkin memang belum ada prestasi berupa Piala ataupun Penghargaan lain yang kami sumbangkan untuk sekolah kami ini, namu bukan berarti kita tidak berprestasi walau kita tidak memiliki PIALA. Prestasi yang kami beri dan kami lakukan adalah dengan cara kami melakukan Hal TERBAIK yang kami miliki untuk bisa menunjukan kepada semua bahwa kami inilah benar - benar putra putri / pelajar NU yang selalu siap menjadi ujung tombak kemajuan NU di masa yang akan datang. Itulah mungkin yang kami selalu tunjukan Kepada siapa saja. 

Mungkin bagi kebanyakan orang, prestasi seperti  itu memang tidak lebih berharga daripada Sepaket PIALA yang kita sumbangkan. Namun bagi kami para putra putri NU sejati itu sudahlah sangat berharga dibandingkan dengan Piala sebesar / setinggi apapun. Kami memang hanya ingin bahwa kita dapat melakukan yang terbaik dan memberi Prestasi yang berharga walau tidak dengan PIALA. Kami hanya Bisa menujukan bahawa putra putri / pelajar NU sejati harus selalu siap menjadi ujung tombak untuk meneruskan perjuangan NU dan selalu menghidup hidupi NU.
B. PERKEMBANGAN

Seiring dengan berjalannya waktu dan tanpa adanya perjuangan yang berhenti, maka kini kondisi organisasi ini sudahlah lebih baik dari yang terdahulu. Sedikit demi sedikit sudah mulai banyak yang mengakui dengan adanya organisasi ini, walaupun mungkin sampai saat ini masih belum ada PIALA yang kami sumbangkan untuk rumah kami sendiri tetapi kami masih belum berhenti untuk mencoba memberi prestasi melalui jalan yang kita anut sejak dahulu.

Dalam beberapa tahun terakhir ini (sekitar 2010 - 2016), IPNU - IPPNU memang mulai menunjukan bahwa ia benar - benar ada dan benar - benar hidup di rumah sendiri. Itu semua tentunya atas berkat rahmat Alloh yang Maha Kuasa dan dengan diiringi perjuangan serta kerjasama kami yang tak pernah berhenti untuk  menperjuangkan dan menegakkan wadah bagi para pelajar NU ini. Ada banyak sekali tokoh - tokoh IPNU maupun IPPNU yang sangat berjasa bagi kemajuan organisasi ini, mungkin beberapa tokoh yang bisa kami sebut adalah seperti Rekan Syamsul Bachri, S.Pd. rekan Sutriman, S.Pd. rekan Mujib Al Hasani,SE. rekan Taufik Hidayat,S.Pd.I dan masih banyak lagi mungkin tokoh sebelum itu yang tidak bisa kami sebutkan satu persatu. 





Beberapa orang yang kami sebutkan di atas merupakan sebagian contoh kecil orang yang selalu memperuangkan IPNU sejak di KOMISARIAT bahkan sampai ke PAC dan PC. Mereka tak pernah lupa dengan siapa yang telah mencetak nama mereka, sampai saat ini saat mereka telah menikmati kesuksesan, mereka tetap peduli dan tetap mau untuk menghidupi IPNU - IPPNU SMK DIPMA. Mungkin kedepanya masih banyak lagi tokoh - tokoh yang terlahir dari komisariat ini, tokoh yang selalu peduli dengan kami walau kini mereka tidak lagi merasakan sulit seperti saat mereka memperjuangkan ini. Seperti saat ini yang telah muncul beberapa nama yang sangat peduli walaupun mereka telah tidak tercatat lagi di kepengurusan aktif. Seperti, Rekan Aziz Muksin, Habib Ma'sum, Suwarno, Afrizal Fauzi, dan tentunya Rekan Fajar Khusaini. Mereka juga lah sebagian tokoh yang tercatat.

Kami selalu berharap kepada para penerus kami untuk selalu bersemangat, berjuang dan selalu menghidup - hidupi Komisariat ini. Ingatlah betapa sulitnya para pendahulu kalian saat memperjuangkan organisasi ini untuk dapat diakui di rumah sendiri. Bagi kalian yang mungkin telah merasakan nikmat yang sekarang, bersyukurlah dan berterimakasihlah kepada mereka yang telah memperjuangkan Komisariat IPNU IPPNU SMK  Diponegoro Majenang.

SALAM 3B !!!
BELAJAR, BERJUANG, BERTAQWA
 

C. CATATAN SEKILAS

Ketahuilah bahwa IPNU ataupun pelajar dan putra putri NU sangatlah cinta dan sangatlah menjunjung tingi rasa nasionalis serta rasa cinta tanah air. Dalam sejarah, tercatat banyak sekali perjuangan para santri, pelajar, dan para putra / pemuda NU dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan NKRI. Dibanding dengan organisai lain di tingkat sekolah ataupun organisasi intra dalam sekolah yang sama sekali tidak tercatat dalam sejarah terkait dengan perjuangannya memerdekakan Indonesia. Jadi jangan pernah menganggap bahwa anak IPNU - IPPNU tidak Cinta Tanah Air Indonesia.

D. LAMPIRAN
FOTO KITA


 






SALAM 3B !!!
BELAJAR, BERJUANG, BERTAQWA 


NU & NKRI HARGA MATI !!




Previous
Next Post »